Dosen Fakultas Syariah IAIN Langsa Presentasikan Makalah Berbahasa Arab pada IDMAC 2026 di Penang
Penang, Malaysia, 19 Agustus 2026 Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Dr. H. Awaluz Zikri, Lc., M.A., turut berpartisipasi dalam forum akademik internasional The 18th International Development Management Conference (IDMAC) 2026 yang berlangsung di Penang, Malaysia, pada 18 - 19 Agustus 2026.
Dalam forum tersebut, Dr. H. Awaluz Zikri mempresentasikan makalah ilmiah berbahasa Arab dengan judul Al-Istifta wa Ahammiyyatuhu fi Kasb al-Amwal min al-Uqud al-Mustajiddah: Dirasah Fiqhiyyah Muqaranah, yang mengangkat tema Urgensi Istifta dalam Monetisasi Transaksi Kontemporer: Sebuah Analisis Fikih Komparatif.
Dalam paparannya, Dr. Awaluz Zikri menjelaskan bahwa memahami fatwa merupakan hal penting bagi setiap Muslim, khususnya dalam menghadapi perkembangan transaksi keuangan dan berbagai bentuk akad baru yang terus berkembang.
Menurutnya, seseorang tidak dapat melakukan suatu transaksi sebelum memahami ketentuan hukum dan sifat akad yang digunakan. Oleh karena itu, konsultasi dengan ulama atau ahli yang memiliki kompetensi dalam bidang fikih muamalah dan transaksi keuangan menjadi bagian penting untuk memastikan transaksi berjalan sesuai dengan prinsip syariah.
Ia juga menekankan pentingnya menghindari transaksi yang dilarang serta praktik yang berpotensi menimbulkan pengambilan harta secara tidak sah. Untuk menjawab berbagai persoalan tersebut, diperlukan penguatan peran dewan fatwa yang terdiri atas para ahli dan ulama yang memahami ekonomi dan yurisprudensi transaksi.
Diperlukan pembahasan yang komprehensif terhadap berbagai persoalan dan kontrak baru yang muncul, disertai penelitian yang mendalam dan memberikan manfaat bagi masyarakat, demikian substansi yang disampaikan dalam pemaparannya.

Keikutsertaan dalam forum internasional tersebut juga menjadi bagian dari upaya Fakultas Syariah IAIN Langsa untuk memperluas jejaring akademik, memperkuat budaya keilmuan, serta meningkatkan mutu perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).
IDMAC 2026 menjadi ruang strategis bagi para peserta dari berbagai latar belakang budaya, keilmuan, dan institusi untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta perspektif kritis mengenai pembangunan pendidikan tinggi Islam di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan saling berkaitan.
Melalui forum yang bersifat interdisipliner dan interkultural tersebut, diharapkan lahir berbagai inovasi pedagogis, penelitian lintas bidang, serta kebijakan strategis yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi pada masa mendatang.
Secara keseluruhan, partisipasi Dr. Awaluz Zikri dalam IDMAC 2026 diharapkan tidak hanya memperkuat reputasi akademik Fakultas Syariah IAIN Langsa di tingkat internasional, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap transformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia agar semakin adaptif, inovatif, dan berintegrasi dalam perkembangan pengetahuan global.
Humas Fak. Syariah